KETERANGAN
Sebagai Kota yang Penduduknya cukup beragam berdasarkan
Agama yang dianut, maka diperlukan Tempat Ibadah sebagai syarat memenuhi kebutuhan
rohani dan spiritual. Menurut Data Badan
Pusat Statistik (BPS) Penduduk yang beragama Islam mewakili Mayoritas dari
Penduduk Kota Madiun, namun bukan berarti Jumlah Penduduk Non Muslim di Kota
Madiun tidak ada.
Berdasarkan
data demografi, komposisi keragaman agama di Kota Madiun adalah sebagai
berikut:
· Islam:
90,86%
· Kristen:
8,69%
· Buddha:
0,32%
· Hindu:
0,11%
· Konghucu:
0,02%
Dengan
demikian dapat dikatakan bahwa Jumlah Penduduk berdasarkan Agama atau keyakinan
yang dianut cukup majemuk dan mewakili 6 Agama yang diakui secara resmi oleh
Pemerintah Indonesia.
Beberapa
Tempat Ibadah itu juga menjadi Bangunan Bersejarah di Kota Madiun yang telah
berdiri ratusan tahun lamanya. Seperti : Masjid Agung Baitul Hakim yang
terletak di Alun Kota, Masjid Kuno Taman, Masjid Kuncen, Gereja Katolik St.
Cornelius, dan Klenteng (T.I.T.D) Hwie Ing Kiong. Pemerintah Kota sengaja
mengembangkan Beberapa Tempat Ibadah sebagai Destinasi Wisata Religi. Mengingat
Kota Madiun yang minim akan potensi alam maka diperlukan Wisata Alternatif yang
berkaitan dengan Sejarah dan Budaya terutama tentang Perkembangan Agama di Kota
Madiun.
Adapaun Data Persebaran Tempat Ibadah :
* Masjid
dan Mushola : 547
*
Gereja Protestan : 56
*
Gereja Katholik : 1
*
Vihara : 2
*
Klenteng : 1
Yang
tersebar di 3 Kecamatan (Manguharjo, Kartoharjo dan Taman). Sedangkan Pura
sebagai Tempat Ibadah Umat Hindu terletak di Area Lanud Iswahyudi (Jalan Marsma
TNI Anumerta R. Iswahyudi) Kabupaten Madiun, yang berjarak sekitar 10 -15 km
dari pusat Kota Madiun, dan bernama : Pura Sanggha Bhuwana
Link
:
https://madiunkota.bps.go.id/id/statistics-table/1/NTgzIzE=/jumlah-tempat-peribadatan-menurut-kecamatan-di-kota-madiun-2019-.html
Ayo Eksplorasi Lebih Kota Ini !
Photo Source :
https://www.google.com
TEMPAT IBADAH
++Lihat Lebih Lengkap>>ARTIKEL
++Lihat Lebih Lengkap>>Kembali :
Fasilitas & Pelayanan Publik
.jpg)